Showing posts with label Motorola. Show all posts
Showing posts with label Motorola. Show all posts

Saturday, August 17, 2013

Motorola Moto X Akan Hadir Dalam Versi Murah

Motorola Moto X Akan Hadir Dalam Versi Murah Motorola Moto X Akan Hadir Dalam Versi Murah

Saat di Gelar Acara Rilis nya Motorola Moto X yang di gelar di New York AS ini, Mengundang Banyak Pujian Dari Para Peminatnya.
Dalam acara tersebut, CEO Motorola Mobility Dennis Woodside mengatakan bahwa Moto X merupakan perangkat unggulan dari sejumlah versi yang juga akan membawa nama Moto X. Salah satu di antara versinya adalah versi yang lebih murah.
Dennis Woodside meyakinkan CNET bahwa versi Moto x yang lebih murah tengah disiapkan Motorola untuk sejumlah operator prabayar di AS.
Woodside mengakui bahwa pasar prabayar yang luas, serta kepekaan konsumen di pasar untuk harga membuat konsumen sering dipaksa untuk memilih antara biaya yang mahal atau teknologi yang tertinggal.
‘Kami ingin semua orang memiliki akses ke smartphone terjangkau,’ ungkapnya.
Seperti yang di lansir Dari inilah (03/08/2013), Sayangnya Dennis Woodside masih tidak memberikan rincian tentang spesifikasi ataupun tanggal perilisan dari Moto X versi Murah tersebut. Akan Tapi paling tidak dia sudah memberikan sebuah petunjuk yang sangat Berharga.
‘Anda akan melihat produk tambahan dalam beberapa bulan ke depan,’ Ungkapnya

Wednesday, April 24, 2013

Motorola X Phone Hadirkan 20 Warna Pilihan?


Motorola X Phone Hadirkan 20 Warna Pilihan – Rumor tentang Motorola X Phone memang sudah lama terdengan, ini merupakan smartphone pertama dari Motorola setelah diakuisisi oleh Google. Uniknya X Phone dikabarkan menyuguhkan hardware customizations yaitu pembeli dapat memilih hardware sesuai keinginan.
Motorola X Phone
Seperti yang TeknoFlas kutip dari PhoneArena Rabu (17/4/2013) menjelaskan bahwa kemungkinan besar Motorola X Phone akan hadir dengan 20 pilihan warna berbeda bahkan lebih. Belum bisa dipastikan warna apa saja yang akan diusung oleh X Phone karena masih dirahasiakan.
Sampai berita ini diluncurkan belum ada tanggapan resmi dari Google maupun Motorola tentang berbagai rumor yang beredar. Kita tunggu saja, semua rumor yang beredar akan terbukti benar atau tidaknya setelah Motorola merilis X Phone.

Friday, March 22, 2013

X Phone, Ponsel Misterius Garapan Motorola - Google

Xphone

MOTOROLA kembali berencana menggenjot pamornya yang mulai merosot di pasar tekno. Kali ini lewat proyek ponsel misterius yang dijuluki X Phone.
Rumor ini merebak setelah situs LinkedIn menampilkan iklan lowongan pekerjaan yang diposting oleh Motorola.
Dalam iklan itu berbunyi, Motorola tengah mencari karyawan untuk menempati posisi Senior Director Product Management untuk X Phone.
Seperti diberitakan Wall Street Journal, Selasa (19/3), Motorola juga sempat membuat iklan lowongan kerja di situs resmi mereka, namun tidak mencantumkan nama X Phone di dalamnya.
Saat ini, iklan di LinkedIn sudah dihapus, membuat teka-teki X Phone semakin membuat greget para pecinta tekno.
Namun desas-desus menyebutkan, X Phone merupakan proyek patungan antara Motorola dan Google.
Hmmm... apa ini berarti Motorola akan membuat ponsel berbasis Android?
Rumor menyebutkan, Google dan Motorola akan mengungkap keberadaan gadget misterius ini pada konferensi tahunan Google I/O 2013, Juni mendatang.

Thursday, March 7, 2013

Google: Smartphone Motorola tidak Inovatif

Thumbnail

Setelah mengakuisisi Motorola Mobility senilai US$12,5 miliar, Google akhirnya mengungkapkan kekecewaannya.

"Motorola memiliki jajaran produk ponsel pintar (smartphone) yang bagus, tetapi tidak sesuai standar Google yang 'wow'. Wow itu berarti inovatif dan transformatif," papar Chief Financial Officer sekaligus Senior Vice President Google, Patrick Pichette.

Meski begitu, Pichette melempar pernyataan bernada positif dengan menyebutkan Motorola memiliki serangkaian aset yang hebat.

Aset-aset Motorola yang berharga itu adalah paten. Merek tersebut juga telah menciptakan beberapa ponsel bagus seperti Droid RAZR M dan Droid RAZR Maxx HD. 

"Kami sangat optimistis dan mendukung Motorola. Kami juga memiliki rencana besar untuk Motorola," tambah Pichette.

Walau demikian, ia mengakui pula kalau Google dan Motorola membutuhkan waktu beberapa tahun untuk membangun satu perusahaan yang solid. 

Monday, February 18, 2013

Motorola Electrify M ( Spesifikasi )


Motorola Electrify M picture 1


Motorola Electrify M Highlights

FEATURES SUMMARYBLUETOOTH SUPPORTUSB SUPPORT: microUSB v2.0CDMA NETWORK SUPPORTDIGITAL CAMERA: 8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash, geo-tagging, face detection, image stabilization, HDR, video (1080p@30fps), secondary VGA cameraTOUCHSCREENWLAN/WIFI SUPPORT: Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, DLNA, Wi-Fi hotspot
STATUSComing soon
INTRODUCEDNovember 2012
FORM FACTORBlock
SAR VALUE1.080 W/Kg
NETWORKS
CDMA:CDMA / CDMA 1xEV-DO
BATTERYLi-Ion, 2000 mAh

Motorola Electrify M Technical Specifications

General
StatusComing soon
IntroducedNovember 2012
AnnouncedNovember 2012
Network (CDMA)CDMA / CDMA 1xEV-DO
Form factorBlock
Antenna typeInternal
SAR Value1.080 W/Kg
Size
Weight111.1 g (with battery)
Dimensions123.2 x 61.5 x 8.6 mm
Display
TypeGraphical
ColouredYes, Super AMOLED Advanced capacitive touchscreen, 16M colors
Size4.30 inch
Resolution540 x 960 pixels
 - For US Cellular
- LTE 700 MHz Class 17 / 1700 / 2100
- Splash resistant
- Corning Gorilla Glass
Memory
Shared memory8 GB (5 GB user
 - microSD, up to 32 GB
- 1 GB RAM
- 1.5 GHz dual core CPU
Ringtones
Polyphonic ringtonesYes
Ringtone profilesYes
 - MP3, WAV ringtones
Networking
DATAYes, Rev.A up to 3.1 Mbps; LTE Cat3 50 Mbps UL, 100 Mbps DL
WLANYes, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, DLNA, Wi-Fi hotspot
USBYes, microUSB v2.0
BluetoothYes, 4.0 with A2DP, LE, EDR
WAPYes
BrowserYes, HTML5
Email clientYes
 - Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich
- GPS with A-GPS support and GLONASS
Features
VibrationYes
SMSSend / Receive
MMSSend / Receive
CameraBuiltin, 8 MP, 3264x2448 pixels, autofocus, LED flash, geo-tagging, face detection, image stabilization, HDR, video (1080p@30fps), secondary VGA camera
JavaYes, via Java MIDP emulator
GamesYes, (changeable)
ClockYes
AlarmYes
CalculatorYes
CalendarYes
To-do listYes
Voice dialingYes
Voice memoYes
T9Yes
Multiple numbers / contactYes
HandsfreeYes
Headset jackYes
 - Active noise cancellation with dedicated mic
- MP3/WAV/WMA/AAC+ player
- MP4/WMV/H.263/H.264 player
- Document viewer
- Photo viewer/editor
- Organizer
Standard Battery
TypeLi-Ion
Amperage2000 mAh
Standby time/ 3G: 432h
Talk time/ 3G: 16h 40m

Sunday, January 27, 2013

Superphone Motorola X Rilis Juli 2013?



Dugaan superphone mendatang dari vendor asal Amerika Serikat yang (hingga kini) disebut Motorola X kembali muncul di berita. Pada Desember tahun lalu tersebar kabar kalau Google dan Motorola sedang mengerjakan suatu perangkat yang diasumsikan high-end.

Sekarang, informasi terbaru kembali mencuat. Datang dari sebuah forum pada DroidLife yang menyebutkan detil mengenai Moto X, tapi kini sudah dihapus. Dikutip SelularOnline dari situs Unwiredview.com (22/1), isi thread itu menyebutkan bahwa Motorola X akan diumumkan pada acara tahunan perjamuan konferensi Google yang akan berlangsung pada 15 sampai 17 Mei 2013. Target tanggal peluncuran awal Motorola X adalah 8 Juli 2013.

Superphone ini akan tersedia untuk pelanggan di empat operator selular utama di Amerika Serikat. Contohnya di Verizon, Moto X akan dijual dengan harga 299 dolar AS (atau sekitar Rp3 juta) dengan kontrak selama 2 tahun (15 dolar AS per bulan). Semoga Google Play Store juga akan menjual versi unlock-nya. Kalau tersedia di Play Store, setidaknya banderolnya akan lebih masuk akal. Tapi sepertinya Anda bisa meng-unlock Moto X meski beli di operator. Di forum itu jelas dikatakan kalau handphone ini bukan varian Nexus. Ia hadir bermodalkan Android bersama fitur yang bisa dipindahkan.

Rumor ini bisa saja akurat, semi-akurat, atau sepenuhnya bohong. Yang pasti Motorola X akan diumumkan pada bulan Mei mendatang.

Sumber : http://www.unwiredview.com (22/1/2013)

Saturday, January 26, 2013

Motorola EX 212 Gleam - Review



Desain 
Motorola EX212 Gleam memiliki desain clamshell atau Flip(bukaan). Secara desain handphone yang mendukung dual SIM ini nampaknya masih eksis dibalik gempuran smartphone layar sentuh yang sedang merebak. Seperti ponsel Motorola terdahulu, Gleam juga memiliki desain mungil dan tipis. Dimensinya hanya 106x53mm dengan ketebalan kurang dari 13.9mm, sementara beratnya tak lebih dari 105gram. Untuk ukuran handphone masa kini, bodinya terbilang cukup tebal. Namun mengingat handphone ini desainnya Flip maka dapat dimaklumi bila ketebalannya dua kali lipat dari ukuran normal.
Pada bagian depan terdapat layar eksternal ini yang berfungsi sebagai LED notifikasi seperti pesan dan panggilan, dengan tampilan ikon-ikon. Sementara di bagian dalam terbentang sebuah layar berukuran 2.4 inchi jenis TFT dengan kedalaman warna 265 ribu warna, mendukung resolusi QVGA atau setara dengan 240 x 320 pixel.
Memutar dari sisi-sisinya, kita bisa melihat ada audio jack 3.5mm di sebelah kanan. Dan microUSB port di sisi kiri. Seperti handphone clamshell pada umumnya, saat membuka bagian atas, otomatis keypad dan layar bisa menyala.
Catatan
Mengusung keypad alphanumeric
Fitur
Fitur yang menjadi unggulan dari Motorola EX212 Gleam ini adalah memiliki dual slot sim card.  Namun sayang, meski Gleam mampu mengoperasikan Dual Sim On, tapi untuk melakukan panggilan atau mengirim SMS, tidak ada opsi penggunaan SIM card 1 atau 2. Jadi harus melakukan setting terlebih dahulu.
Jika bicara internet, maka GPRS adalah satu-satunya sarana untuk mengakses dunia maya, pasalnya tak ada konetifitas lain yang bisa diandalkan. Tak Ada WiFi, apalagi 3G. Sebagai pengabdi momen-momen penting, Motorola Gleam dipersenjatai dengan sebuah kamera berukuran 2 MP berkualitas baik yang juga mampu merekam video standar 15fps. Sementara pemutar audio standar mampu memutar file berformat MP3, WAV dan AAC. Untuk kebutuhan pemutar lagu, slot microSD yang disediakan mampu mendukung hingga 16GB. Tak lupa pula tersedia port jack 3.5mm standar untuk headset / earphone. Sebagai pelengkap, hadir pula radio FM yang sudah terintegrasi.
Untuk media penyimpanan data, Motorola Gleam dibekali dengan memori internal yang sagat kecil, hanya 32MB saja, namun masih tetap bisa diisi dengan memori eksternal yang berkapasitas sampai 16GB. Handphone ini mendukung phonebook hingga 800 kontak.
Kinerja
Konektivitas pada Motorola EX212 Gleamterbilang lengkap, meski pada kelas standar. Untuk berselancar di dunia maya, Gleam berlari di jalur GPRS yang stabil. Namun ini juga dipengaruhi dengan jaringan selular yang Anda gunakan. Sementara untuk koneksi antar piranti, tersedia Bluetooth dan port microUSB.
Motorola Gleam disokong dengan baterai Lithium Ion 750 mAh. Yang mampu stand by hingga 500 jam, dan talk-time sampai 6 jam dan 20 menit.

Motorola Defy Mini XT321 - Review



Desain
Bila Anda sedang mencari smartphone Android dengan kualifikasi outdoor, tapi juga berbekal fitur dual on, maka pilihannya memang  masih terbatas di pasaran. Tapi Motorola sudah meluncurkannya di Tanah Air lewat seri Defy Mini XT321. Mengusung desain full bar, rancangannya begitu mirip dengan Defy XT535, bahkan dimensi antara Defy Mini XT321 dan Defy XT535 serupa, yakni 109 x 58,5 x 12,6 mm. Hanya untuk berat beda, Defy Mini XT321 punya bobot 107 gram, sebaliknya Defy XT535 yang juga Android outdoor bobotnya 115 gram. 

Motorola Defy Mini XT321 mengusung jenis layar TFT Capacitive 256 ribu warna. Bentang ukuran layarnya 3.2 inchi dengan resolusi 320x480 pixels. Soal kepadatan pixels mencapai 180 ppi, menandakan untuk ketajaman layar memang tidak terlalu istimewa. Sebagai smartphone outdoor, layarnya sudah dibekali lapisan anti gores dari Corning Gorilla Glass. Tepat diatas layar terdapat earpiece, sensor proximity, dan lensa kamera sekunder untuk video call. 

Menilik kesisi belakang (back cover), ada lensa kamera berikut flash light, lalu diposisi bawahnya terdapat pengunci cover dengan sistem geser, serupa yang digunakan pada Defy XT535. Namanya juga smartphone outdoor, segala sesuatunya serba tertutup dan terlindungi. Pada sisi atas terdapat tombol on/off dan audio port 3,5 mm yang dilengkapi penutup karet. Pada sisi kiri body tersemat tombol pengatur volume, dan pada sisi kanan ditempatkan port microUSB yang juga penutupnya sangat terlindung dari cipratan air dan debu. Untuk slot microSD posisinya terlindung dibalik back cover. 

Catatan
Meski punya kemampuan anti gores dan tahan pada cipratan air serta debu, tapi Defy Mini XT321 belum mengusung sertifikasi IP67.
 
  

Fitur
Motorola Defy Mini XT321 punya keunggulan komparatif pada kemampuan dual on GSM-GSM, dimana untuk keperluan koneksi 3G/HSDPA hanya bisa menggunakan slot SIM card pertama. Lain dari itu, untuk urusan fitur Defy XT321 memang masing tertinggal dari Defy XT535, sebab dari harga pun ada di kelas yang berbeda. Kemampuan imaging DefyMini XT321 mengandalkan resolusi 3.15 Mpix (2048x1536 pixels) dan kamera sekunder VGA (640x480 pixels). Kameranya memang belum mendukung auto focus, meski demikian sudah tersedia flash light, night mode, digital zoom, multishot, timer, dan foto editor. Untuk rekam kamera, resolusi maksimumnya sebatas di level VGA dengan kecepatan 30 frame per detik. 

Untuk jalur hiburan, tersedia pemutar musik denga menu shuffle dan playlist, tapi sayangnya tidak terdapat equalizer. Lain dari itu ada FM radio berikut fitur RDS, untuk koneksinya dengan headset sebagai antena. 

Dukungan koneksi internet juga cukup memadai, untuk jalur HSDPA bisa dikebut sampai 7,2 Mbps. Lalu untuk WiFi sudah mengsung standar b/g/n dengan kemampuan WiFi direct, DLNA, dan WiFi tethering. Browser HTML-nya sudah bisa melakukan fungsi pinch zoom. Dalam uji coba browser dapat membuka beberapa halaman. 

Catatan
Sayang kamera tidak dibekali macro mode. 

Kinerja
Sebagai smartphone kelas menengah, dapur pacu Defy Mini XT321 masih dipasrahkan pada single prosesor 600 Mhz Qualcomm MSM7225A-1 Snapdragon. Sedangkan untuk GPU (Graphics Processing Unit) sudah menggunakan Adreno 200, setara dengan GPU di Defy XT535. Dari hasil uji coba, kinerja smartphone ini cukup baik meski prosesornya hanya 600 Mhz. Sensor akselerometer pada layar pun dapat bekerja dengan baik. Sedikit disayangkan OS Android yang dipasang masih menggunakan 2.3.6 (Gingerbread),.

Defy Mini XT321 ditenagai baterai Lithium Ion dengan kapasitas 1650 mAh, serupa dengan kapasitas baterai pada Defy XT535. Waktu siaga yang dicapai adalah 504 jam, dan waktu bicara sampai 10 jam. 

Motorola RAZR MAXX - Review



Desain
Motorola RAZR MAXX merupakan pengembangan dari seri sebelumnya RAZR XT910 yang dirilis beberapa bulan lalu. RAZR MAXX mempunyai desain yang identik dengan XT910, yakni full bar. Smartphone ini mempunyai dimensi 130,7 x 68,9 x 9mm dan berat 145 gram. Sedangkan kembarannya RAZR XT910 berdimensi 130,7 x 68,9 x 7,1mm dan beratnya 127 gram. Maka dapat disimpulkan kedua smartphone ini punya dimensi yang mirip, hanya ada perbedaan pada ketebalan dan bobot.

Material RAZR MAXX menggunakan bahan kevlar, terutama di sisi bagian belakang dan bagian depan berupa kaca flat. Adopsi kevlar dipercaya dapat menambah elemen kekuatan pada body. RAZR MAXX adalah smartphone dengan desain uni body, artinya baterai menyatu pada body dan tak dapat dilepaskan. 

Dari sisi layar, RAZR MAXX terbilang smartphone yang dapat memanjakan secara visual, mengadopsi jenis layar super AMOLED dengan kedalaman 16 juta warna. Layar capacitive ini memiliki bentang 4.3 inchi serta resolusi 540x960 pixels. Pada sisi atas layar terdapat earpiece, lampu LED, sensor proximity, sensor cahaya, dan lensa kamera depan. Lalu dibawah layar tersemat 4 tombol (touchpad) fungsi navigasi dan lubang mikrofon. 

Beranjak kesisi sekeliling body, pada sisi kanan terdapat slot SIM card dan slot memori microSD. Sedangkan pada sisi kiri terdapat tombol on/off – pengunci layar dan tombol pengatur volume. Menambah kesan ergonomis, port HDM, port microUSB, dan audio port 3,5mm ditempatkan pada sisi atas. Sebaliknya sisi bawah dibiarkan kosong tanpa instrumen. 

Catatan
Motorola RAZR MAXX menggunakan jenis micro SIM card. Layar sudah diberi proteksi dengan teknologi Corning Gorilla glass.
 
  

Fitur
Melambangkan ciri khas sebagai smartphone Motorola, tampilan antarmukanya dibubuhi Motoblur. RAZR MAXX dilengkapi kamera utama 8Mpix (3264x2448 pixels) dengan kemampuan autofokus berikut flash light. Kelengkapan menu pada kamera mencakup efek, mode panorama, multi shot, macro mode, night mode, editi foto, dan white balancing. RAZR MAXX juga dilengkapi kamera sekunder dengan resolusi maksimum 1,3 Mpix. 

Dengan resolusi kamera yang cukup tinggi, peran rekam video pun dapat meghasilkan hingga kualitas HD (high definition) hingga 1080p. Dalam menu rekam video dapat diatur pilihan seperti efek, audio scene, dan beragam mode. Video nantinya bakal disimpan dalam format MP4. 

Untuk hiburan, pemutar musiknya sudah dilengkapi dengan menu pengaturan equalizer, efek, dan surround. Tidak cuma itu, ada dukungan konten online untuk menampilkan lirik dan informasi lain terkait lagu. Pemutar musik juga diintegrasikan dengan beberapa aplikasi seperti my library, internet radio, dan servers. Motorola juga memberikan aplikasi MotoCast untuk melakukan streaming dan sinkronisasi lagu dari handset ke PC.  

Kemampuan konektivitas RAZR MAXX juga terbilang lengkap, sebut saja untuk koneksi via jaringan selular sudah siap berjalan di HSDPA dan HSUPA. WiFi-nya pun sudah menggunakan standar b/g/n yang dapat mendukung fungsi WiFi tethering dan DLNA. Bicara Bluetooth, sudah menggunakan versi terbaru 4.0. Salah satu yang cukup mengesankan adalah kekuatan navigasi, RAZR MAXX tak hanya didukung chip GPS, melainkan juga GLONASS, sistem navigasi satelit dari Rusia. 

Catatan
Sayangnya Motorola RAZR MAXX tidak dilengkapi FM radio.  

Kinerja
Untuk urusan kinerja aplikasi, RAZR MAXX tak perlu diragunakan lagi, smartphone ini cukup percaya diri dengan sokongan prosesor dual core 1.2 Cortex A-9 dan chipset TI OMAP 4430. Untuk kinerja layar, diadopsi GPU (graphic processing unit) PowerVR SGX540. Wujud dari kinerja yang apik bisa dilihat dari unjuk kebolehan dari browser, proses zooming dan multi web page dapat dilakukan dengan cepat dan baik. Anda bisa membuka hingga lebih dari 10 tab secara bersamaan dan tanpa masalah. 

Memahami kebutuhan bahwa smartphone rakus energi, menginspirasi Motorola untuk merancang baterai dengan kapasitas 3300 mAh pada RAZR MAXX. Baterai Lithium Ion ini disebut-sebut mempunya kemampuan waktu siaga hingga 607 jam, dan waktu bicara sampai 17 jam. Meski masih berjalan di OS Android Gingerbread, tapi pihak vendor menjanjikan bahwa RAZR MAXX dapat di upgrade secara OTA (over the air) ke Android 4.0 ICS (Ice Cream Sandwich).

Motorola Defy XT535 - Review



Desain 
Melanjutkan kesuksesan seri Defy MB525, yang dikenal sebagai smartphone Android tahan air dan debu. Kini Motorola menghadirkan versi lanjutannya yang lebih maju, yakni Defy XT535. Seperti seri sebelumnya, Defy XT535 mengusung desain full bar yang kompak dengan dimensi 115 x 58 x 11,9 mm, serta berat 114 gram, smartphone ini terlihat cukup ergonomis dalam genggaman. Ukurannya terbilang pas, tidak terlalu kecik tapi juga tak terlalu besar, ini diperlihatkan dari bentang layarnya yang 3.7 inchi. 

Untuk layarnya menggunakan teknologi TFT capacitive dengan kedalaman 16 juta warna, serta resolusi 480 x 854 pixels. Sebagai smartphone outdoor, layarnya yang sudah mengusung solusi anti gores dari Corning Gorilla Glass. Untuk dinamisasi, sudah pula dibenamkan MotoSwitch user interface, termasuk kemampuan multi touch yang cukup baik. 

Untuk menunjang misi outdoor, material Defy XT535 dibuat dari bahan plastik yang kesat, menjadikan gadget ini cukup mantap saat digenggam serta tidak licin. Baik audio port 3,5mm dan port MicroUSB disematkan pelindung dari bahan karet yang ampuh melindungi komponen penting dari cipratan air dan debu. Tutup back cover pun dibuat dengan perlindungan ekstra, yakni dengan sistem pengunci, sehingga tidak mudah terbuka dan kedap.

Catatan
Motorola Defy XT535 menggunakan konsep hot swap untuk MicroSD, bahkan posisi port MicroSD meski berada di dalam back cover, tetap dilkengkapi penutup karet. 

Fitur
Bila Motorola Defy MB525 dibekali OS Android 2.1 (Eclair), maka di Motorola Defy XT535 sudah menggunakan OS Android 2.3.7 (Gingerbread). Dari sisi tampilan menu, pastinya jauh lebih baik. Untuk kamera, Defy XT535 mengusung resolusi maksimum 5 megapixels (2592Ñ…1944 pixels) dan juga dibekali kamera sekunder pada sisi depan dengan resolusi VGA. Kamera sudah dilengkapi auto focus, flash light, digital zoom dan white balancing. Defy XT535 juga dapat merekam video dengan resolusi maksimum WVGA (800x480 pixels). 

Berkaitan dengan musik, tersedia pemutar musik dan FM radio. Pemutar musik hadir seperti biasa, sayangnya minus tiada shuffle dan equalizer. FM radio di XT535 dapat menyimpan hingga kapasitas 27 channel. Untuk menunjang akses internet juga terlihat apik, koneksi terbilang komplit dengan adanya HSDPA/HSUPA hingga koneksi WiFi dengan standar b/g/n. Dalam uji coba fungsi akseleormeter juga berjalan sempurna, sangat membantu saat melakukan browsing.  

Dilahirkan sebagai smartphone outdoor, Deft XT535 tak lupa dibekali aplikasi sport, yakni Dashboard, sebagai asisten untuk mengukur aktivitas olahraga. Agar tampil handal disegala situasi, Defy XT535 sudah dibekali dengan aplikasi senter dengan penerang berupa flash light. 

Catatan
Sayangnya kamera tidak dilengkapi dengan macro mode.

Kinerja
Dapur pacu Motorola Defy XT535 dipasok oleh prosesor 1Ghz dan memori internal yang tersedia 1GB dan 512RAM. Dalam uji coba, semua fitur dapat berjalan sangat baik. Bagi Anda yang doyan dengan aktivitas outdoor, gadget ini sangat direkomendasikan,salah satunya berkat bekal sertifikasi IP67 untuk ketahanan bodi dari air dan debu. Dalam teori, XT535 dapat diajak menyelam untuk kedalaman 1 meter untuk waktu maksimum 30 menit.

Untuk urusan tenagam Motorola Defy XT535 mengusung jenis baterai lithium ion dengan kapasitas 1.650 mAh. Waktu bicara yang dapat dicapai hingga 9 jam, dan waktu siaga hingga 290 jam.

Motorola Fire XT530 - Review



Desain
Ukurannya cukup mungil dengan desain yang manis dipandang. Menggunakan lapisan bercorak titanium berwarna gelap membuatnya tampak berkarakter dan terkesan ekslusif. Hadir tanpa keypad dan mengandalkan layar sentuh capacitive yang memiliki bentang 3,5 inchi. Hampir seluruh bodi bagian muka dipenuhi oleh layar. Tidak ada bagian-bagian bodi yang mubazir yang mengelilingi layarnya. 

Layarnya juga terbilang responsif ketika digunakan untuk mengakses menu atau mengetik. Untuk tampilan antarmuka alias user interface, teknologi input pada layar sentuh telah mendukung Swype agar bisa mengetik dengan cara menyapu pada virtual keypad. Bila ingin mengganti ke mode Swype, masuk ke Settings > language&keyboard > select input method > Swype. 

Catatan
Ada 4 mode pilihan, antara lain default, bisnis, entertainment, dan personal. Anda bisa dengan mudah berganti tampilan atau mode sesuai keinginan. Personalisasi ini hanya sebatas tampilan pada homescreen saja. Sayangnya, Motorola Fire XT530 tidak menganut konsep hot swap untuk slot MicroSD. 

Fitur
Kamera dengan kualitas resolusi 5 megapixels selain mampu merekam gambar diam, juga mampu merekam video. Kualitas videonya memang masih sebatas resolusi VGA dengan kecepatan 24 frame per second. Keberadaan kamera di bagian muka dengan resolusi VGA dapat dimanfaatkan untuk menjalankan fitur video chatt. Syarat untuk menjalankan fitur video chat adalah koneksi internet 
yang memadai. 

Browsing ke dunia maya di Motorola Fire XT530 bisa dimaksimalkan dengan koneksi HSDPA dengan kecepatan maksimum 7,2 Mbps atau HSUPA dengan kecepatan 384 Kbps. Bila masih kurang, ada pilihan akses WiFi dengan standar b/g/n, tak lupa sebagai gadget Android, ada kemampuan untuk menjadikannya sebagai mobile hotspot (tethering). 

Untuk fitur hiburan, terdapat pemutar musik dan FM radio. Pemutar musik di gadget ini menggunakan aplikasi Connected Music Player. Sedangkan untuk FM radio sudah mendukung RDS, sehingga kualitas audio yang diterima lebih jelas dan jernih. 

Catatan
Untuk menjalankan fitur FM radio tetap dibutuhkan koneksi headset sebagai antena. 

Kinerja
Berada di segmen kelas menengah, smartphone ini terlihat sangat mumpuni dan layak jadi pilihan. Dengan harga dibawah Rp1,5 juta, seabrek fitur keren sudah hadir dengan kualitas serta kinerja yang memuaskan. Motorola Fire XT530 dibekali prosesor Qualcomm MSM7227T-1 800 Mhz dan GPU Adreno 200. Sensor yang ada pun cukup lengkap, seperti akselerometer, proximity, dan kompas. 

Dalam hal daya tahan baterai, Motorola Fire XT530 dibekali kapasitas 1540 mAh. Waktu siaga yang didapat hingga maksimum 672 jam, dan waktu bicara hingga 8 jam. 
 

Motorola Fire XT311 - Review



Desain 
Motorola Fire mengambil konsep desain qwerty touch bar, desainnnya mengingatkan kita akan hape LG C660 Optimus Pro. Dengan dimensi 116,5 x 58 x 13,5 dan berat 110 gram, Motorola Fire menjadi konsol digital yang terbilang ekonomis dalam genggaman. Ukuran layarnya memang hanya 2,8 inchi, tidak terlalu besar untuk olah navigasi layar sentuh, tapi handphone ini menyediakan jalur input lewat keyboard qwerty fisik. Keunggulan dari sisi keyboard, yakni dirancang kesat sehingga nyaman digunakan, jarak antar tuts pun dibuat cukup renggang. 

Untuk mempermanis penampilan, pada sisi bodi dibuat list warna perak dengan tekstur bintik. Pada rangkain list terdapat tombol volume, tombol kamera, tombol power on/off, port microUSB, dan pada sisi atas terdapat audio port 3,5 mm. Sementara lensa kamera dan lubang speaker terdapat pada sisi back cover. 

Catatan
Motorola Fire tidak dilengkapi dengan fasilitas hotswap, artinya untuk memasang dan melepas kartu MicroSD diharuskan mematikan hape terlebih dahulu. Tidak dibekali kamera depan untuk mendukung video call. 

Fitur
Motorola Fire dilengkapi 5 pilihan homescreen, meski mengusung desain layar portrait, layar Fire dilengkapi dengan teknologi akselerometer dan proximity sensor. Layarnya juga dapat mendukung pengoperasian secara multi touch. Dibalik itu, keunggulan utama handphone ini terletak pada tersedianya fitur dual on GSM-GSM, fitur ini menjadikan Motorola Fire amat pas dengan kebutuhan dan selera di negara-negara berkembang. Seperti biasa, SIM 1 dirancang untuk sambungan koneksi ke jalur 3G/HSDPA. 

Handphone ini pun sudah menggunakan platform Android Gingerbread (versi 2.3), sehingga tampilan menu nya tidak ketinggalan jaman. Untuk urusan musik, selain ada bekal fitur pemutar musik, ada juga FM radio, dan internet radio lewat aplikasi Shoutcast Radio. Khusus untuk aplikasi music video, Anda akan langsung dihubungkan ke YouTube, dan tersedia pencaria video berdasarkan nama artis dan judul lagu. 

Motorola Fire mengusung kamera tunggal dengan resolusi 3,2 mpix, fitur yang ditampilkan pada kamera terbilang standar-standar saja, malah tidak ada flash LED. 

Catatan
Disayangkan resolusi pada layar terbilang rendah, sehingga pencitraaan kurang maksimal. Selain hasil kamera kurang detail, adopsi jenis layar TFT kurang terlihat jelas bila berada di bawah sinar matahari. 

Kinerja
Motorola Fire bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda yang punya obsesi akan hape Android dual on. Kinerja handphone ini terbilang biasa-biasa saja, Motorola Fire dipasok prosesor ARM11 600 Mhz, Adreno 200 GPU, dan chipset Qualcomm MSM7227. Perlu dicatat, memori internal handphone ini juga tidak besar, yakni 256 RAM dan 512 ROM, jadi disarankan untuk lebih mengandalkan memori eksternal. 

Handphone ini ditenagai baterai Lithium Ion dengan kapasitas 1400 mAh. Waktu siaga yang bisa dicapai adalah 260 jam dan waktu bicara hingga 7 jam. Dalam uji coba, Motorola Fire dapat aktif hingga 3 hari dalam kondisi pemakaian minimum.
 

Motorola RAZR XT910 - Review



Desain 
Generasi Motorola RAZR kembali bangkit, masih mengandalkan sosok desain tipis, tapi kini yang diusung berupa smartphone dengan adopsi OS Android. Motorola RAZR memiliki rancangan full bar, layaknya standar smartphone Android dari Samsung dan LG. Layar RAZR dirancang cukup lebar, memiliki bentang 4,3 inchi dengan bingkai hitam yang dikelilingi list warna gelap. Sebagai smartphone Android kelas atas, layar pun sudah mengadopsi super AMOLED dengan resolusi 960 x 540 pixels. 

Ibarat material anti peluru, Motorola RAZR, tepatnya pada bagian belakang penutup baterai dibekali dengan bahan kevlar, menjadikan sosok smartphone ini terkesan sangat mewah. Selain mewah, RAZR juga sangat tipis, tebalnya hanya 7,1 mm. Secara keseluruhan, dimensi RAZR yakni 130,7 x 68,9 x 7,1 mm dan berat 127 gram. 

Catatan
Tampilan layar sangat jernih dengan super AMOLED, terutama dilihat dalam kondisi dibawah sinar matahari. RAZR mengusung jenis micro SIM card, serupa dengan iPhone 4.

Fitur
Dengan mengusung OS Android versi 2.3.5 Gingerbread, Motorola memberikan sensasi tampilan antarmuka yang khas, yakni MotoBlur. Homescreen berjumlah 5 buah berjejer secara horisontal dengan efek yang menarik di tiap transisinya. Anda dapat menambahkan widget, akses pintas, folder dan wallpaper serta tentu ikon aplikasi.

Motorola RAZR sudah dibekali kamera dengan resolusi tajam 8 megapixels  (3264x2448 pixels). Fitur pelengkap pada kamera mencakup efek, portrait, sunset, macro, panorama, timer, dan exposure. Sedangkan untuk rekam video, resolusinya mampu merekam hingga 720p untuk kamera depan, dan kamera belakang hingga resolusi 1080p. Untuk rekam video, fitur pendukungnya pun lumayan memukau, seperti geo tag, video stabilization, efek, audio scene. Pilihan resolusi yang tersedia mulai dari HD 1080p, 720p, DVD (720x480 pixels) dan 320x240 pixels. 

Pemutar musik ada dua jenis di RAZR, yakni Connected Music Player dan Music Player Standar. Connected Music Player merupakan aplikasi pemutar musik yang terkoneksi dengan Internet, disini ada tampilan lirik dari lagu yang sedang diputar, ada fitur identifikasi lagu (mirip fitur TrackID di ponsel Sony Ericsson), music map, music video (pencarian dan streaming video klip di Youtube langsung dari pemutar musik) serta radio internet (shoutCast). Sebaliknya pemutar musik standar memiliki hal yang tidak ada di connected music player yakni efek-efek untuk audio seperti equalizer, efek 3D stereo, live stage, kustomisasi dan custom. Masih ada fitur lain seperti internet radio, podcast dan DLNA.

Catatan
Koneksi RAZR sudah dibekali akses Bluetooth terbaru versi 4.0. Dalam fitur kamera tidak terdapat pilihan resolusi selain 8 Mpix. 

Kinerja
Motorola RAZR bisa dibilang sebuah smartphone Android yang benar-benar ‘cerdas.’ Dapur pacu RAZR tak tanggung-tanggung dibekali prosesor dual core 1.2 Ghz Cortex-A9, chipset TI OMAP 4430, dan GPU PowerVR SGX540. Spesifikasi hardware diatas memang kontras terasa pada kinerja RAZR, akselerasi menu dan aplikasi dapat berjalan dengan performa sangat memuaskan. Dengan spesifikasi yang ditanam, rasanya RAZR layak menjadi penantang Samsung Galaxy S II.

RAZR menggunakan jenis baterai Lithium Ion dengan kapasitas 1780 mAh. Desain baterai di gadget ini telah menyatu, alias unibody, sehingga tidak bisa diganti-ganti. Motorola RAZR memliki waktu siaga hingga 304 jam dan waktu bicara hingga 9 jam. Dalam uji coba, saat beberapa aplikasi digunakan secara bersamaan, RAZR dapat bertahan hingga waktu 15 jam. 
 

Motorola Xoom - Review



Desain
Inilah tablet pertama besutan Motorola, Xoom tak lain adalah tablet dengan bentang layar 10,1 inchi. Dengan ukuran layarnya, Motorola Xoom menjadi konsol yang pas bila disandingkan dengan Acer Iconia dan Asus Eee Pad. Pada sisi depan, Xoom didominasi layar yang dilapisi bahan glossy, sedangkan pada bagian belakang berbahan plastik yang kesat, dof. Kelengkapan pada tablet ini mencakup slot MicroSD dan audio port jack 3,5 mm. Sedangkan untuk dukungan multimedia, berjejer port MicroUSB, mini HDMI dan pastinya lubang charger.

Layar 10.1 inchi mengusung kekuatan 16 juta warna, terlihat luas dan tajam, apalagi resolusi layarnya mencapai 800x1280 pixels. Interaksi menu pada layar terbilang menarik berkat adopsi tampilan antarmuka dari OS 3.0 Honeycomb.

Catatan
Pada sisi belakang terdapat kamera dengan lampu flash, dua speaker dan tombol on/off. Layar juga dilengkapi sensor gerak. Xoom hadir dengan 3 pilihan memori internal, yakni 16/32/64 Gb. 

Fitur
Motorola Xoom yang kami uji hanya mengandalkan akses WiFi untuk koneksi internetnya, alias tak ada slot SIM card. Kemampuan browser di tablet ini dapat melakukan multitasking, atau membuka beberapa situs sekaligus. Tak lupa untuk zooming layar bisa di pinch (cubit layar) atau double tab (ketuk layar). Xoom dibekali kamera 5 Mpix pada sisi belakang dan kamera 2 Mpix sebagai kamera sekunder di sisi depan. Kamera bisa merekam video  dengan kualitas HD (1278x720 pixels), kecepatan rekamnya pun bisa sampai 30 fps. 

Untuk mendukung fitur hiburan, tersedia music player yang didukung dua buah speaker di sisi belakang. Selain itu terdapat YouTube untuk menikmati video streaming. Serupa dengan konsol Android pada umumnya, Xoom juga mengandalkan Google Maps yang dibantu GPS receriver untuk bernavigasi di jalan raya. 

Catatan
Di dukung dengan aplikasi Android Market, Anda diberi keleluasaan untuk men-download aneka aplikasi yang menarik. Google Maps dapat langsung mendeteksi posisi keberadaan Anda. 

Kinerja
Fitur dan kinerja Xoom terbilang memuaskan, ini tak lain berkat adopsi prosesor NVIDIA Tegra 2AP20H dual core 1Ghz. Beberapa aplikasi berjalan multitasking pun tak masalah. Dari kondisi penuh, jenis baterai lithium Ion  berkapasitas 25Wh (watt hour) sanggup memberi nafas Xoom hingga 7 jam. Itu pun dengan penggunaan aplikasi yang cukup banyak dan sering. 

Motorola Defy MB525 - Review


Desain
Motorola Defy adalah sebuah smartphone dengan touch screen capacitive. Handphone ini memiliki  bentang layar 3,7 inchi, dan dimensi bodi 107 x 59 x 13,4 mm dan berat 118 gram. Motorola Defy dipromosikan sebagai sebuah smartphone Android yang tahan banting, tahan pada cipratan air dan anti debu. Untuk memenuhi klaim ini, Motorola membalut bodi Defy dengan bahan yang terbuat dari karet dan logam stainless steel, menjadikannya kuat dan tahan benturan.

Bagian depan Defy didominasi oleh layar sentuh dan 4 tombol di bawahnya. Bingkai hitam yang ada di sekitar layar diperkuat dengan sekrup yang tampak menyatukan dua bagian bodi handphone.  Layar Motorola Defy lebih kecil dari Samsung i9000 Galaxy S, namun sedikit lebih besar dari iPhone 4. 

Catatan
Tidak ada hotswap untuk memudahkan ganti kartu memori MicroSD.

Fitur
Smartphone dengan teknologi Android Eclair ini menggunakan kamera 5 Mpix, fitur penunjang foto editing lumayan komplit. Resolusi foto maksimal mencapai 2592x1936 pixel. Untuk merekam video, fitur camcorder hanya mampu mengambil gambar dalam kualitas VGA. Untuk berbagi foto dan video ada layanan upload langsung ke beberapa situs jejaring sosial seperti Facebook dan MySpace.

Defy, layaknya smartphone dengan OS Android lain memiliki akses Android Market untuk mengunduh aplkasi yang diciptakan khusus bagi Android. Fitur Google Maps yang ada patut diacungi jempol karena tingkat keakuratannya yang tinggi.

Catatan
Untuk dapat mengedit atau membuat dokumen pelanggan harus membayar untuk full version Quickoffice.

Kinerja

RAM 512 MB dan prosesor yang unggul membawa pengaruh besar pada kinerja Motorola Defy. Ditambah, ROM internal 2GB membawa perubahan yang cukup berarti. OS yang dipakai adalah Google Android 2.1 Eclair, namun dapat di update menjadi versi 2.2. Berbekal baterai 1540 mAh, pihak vendor mengklaim bahwa handphone ini mampu siaga hingga 238 jam dan 6 jam lebih waktu bicara.